Aku masih berusaha meyakinkan abahku bahwa aku bisa menghadapi permasalahan yang membuatku sempat terhenti berjuang di pondok la tansa.
ya, sudah sebulan ini aku berdiam diri dirumah... karena kondisi yang takkunjung membaik, aku sudah melakukan banyak hal untuk membuat kondisiku membaik... aku sering mengikuti terapi herbal minimal 3 kali dalam seminggu, dan rajin chek-up ke dokter spesialis penyakit dalam..
awalnya aku sering merasakan sesak di bagian dada sebelah kiri, rasanya sangat sangat sakitt! sampai-sampai aku bernafas melalui mulut karena sudah sangat sesak.
Dan dari semua pemeriksaan aku hanya mendapat satu jawaban yaitu aku harus dipindahkan ke pesantren yang udaranya cocok dengan kondisi tubuhku. yaa kata dokter aku alergi dingin dan sebaiknya aku tidak bertahan disana.
memang udara di la tansa sangat dingin karena pondok ini terletak di tengah lembah..
suasananya sangat asri dan sejuk, tapi apa daya tubuhku tak mampu bertahan disana, kalau-pun aku paksakan biasanya hanya bertahan 5-7 hari saja...
Tapi hatiku masih berkata bahwa aku bisa dan masih harus berlanjut di sana..
salah satu hal yang membuat ku tidak ingin pindah dari sana karna aku sudah menemukan sahabat yang membuatku yakin kalau impian bisa kita raih jika kita berjalan dalam khaidah agama yang benar.
Lutfia dan Ressti namanya.
Lutfia adalah sosok yang bisa diajak sharing dan bermimpi, dia yang selalu mengirimkan kata2 puitis yang bisa membuatku menitikan airmata dan akhirnya tumbuh rasa percaya diri lagi.
Ressti adalah sosok penyemangat ketika aku dan lutfia hilang harapan... dia bisa meringankan beban yang sepertinya sudah tidak mampu lagi tertampung, caranya adalah dia membuat kami tertawa terbahak2 karena tingkah konyolnya. Dan sepertinya virus penyairnya lutfia sudah menular kepadanya hahaha
Dan untuk saat ini aku masih ingin bersama kalian aku ingin mewujudkan mimpi-mimpi yang sempat tertunda karena terhalang kerikil kecil.